"Saya sempat dilapori pukul 18.00 WIB, dia (Soeharto) sempat berhenti bernafas," kata Ibu Menkes saat dihubungi wartawan via ponsel, Sabtu (12/1/2008).
Menurut Siti, dia dimintai pendapat apakah perlu dipasangi ventilator. "Saya bilang tidak usah, kasihan," akunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Mbak Tutut) lebih berhak, kita bisa apalagi? Pukul 21.00 WIB saya mendapat kabar bahwa alat tersebut sudah terpasang di Soeharto," ujarnya lagi.
Ketika ditanya kemungkinan berapa lama Pak Harto bisa bertahan dengan alat tersebut, Siti menjawab, "Kita tidak bisa menentukan, bisa panjang, bisa pendek," jawabnya singkat.
(ana/sss)










































