Saking sunyi senyapnya, tak ada jurnalis yang mengeluarkan volume suara normal. Jangankan berguyon, bicara saja dilakukan dengan berbisik-bisik, sambil tetap waspada karena takut kehilangan momen.
Tak ada keterangan yang bisa diperoleh di Jl Cendana No 8, Jakarta, Jumat (11/1/2008), jurnalis pun bersama-sama memantau kondisi Pak Harto dengan mendengarkan radio melalui loud speaker HP. Tentu saja dengan volume suara yang tidak maksimal.
Pantauan detikcom, pintu gerbang rumah Pak Harto dalam keadaan terbuka. Terlihat ada 1 mobil yang terparkir di garasi. Namun tidak ada aktivitas mencolok.
5 Petugas sekuriti berseragam berjaga-jaga di depan rumah bersama 3 pria berpakaian batik dan 2 polisi berseragam. Sementara di ujung jalan ada 4 polisi berseragam, terlihat pula mobil polisi diparkir melintang untuk menghalangi jalan masuk menuju rumah Pak Harto.
Sejumlah stasiun televisi menyiapkan tayangan live. Sementara warga sekitar Cendana yang penasaran ikut melihat-lihat, baik dari halaman rumahnya masing-masing maupun mencoba mendekati rumah Pak Harto.
(sss/ana)











































