PPP: Pembatasan Umur Capres Salah Kaprah

PPP: Pembatasan Umur Capres Salah Kaprah

- detikNews
Jumat, 11 Jan 2008 18:25 WIB
Jakarta - Wacana calon presiden (capres) muda yang dilontarkan Ketua Umum DPP PDIP Megawati terus mendapatkan respon dari pimpinan partai politik. Ketua umum DPP PPP Suryadharma Ali meminta tidak perlunya dibeda-bedakan antara capres muda dan tua. Alasannya, keduanya mempunyai hak yang sama untuk bersaing.

"Untuk capres dan wapres jangan dibatasi dari usianya. Yang muda punya kesempatan, yang tua juga punya. Salah kaprah kalau kita membatasi," kata Suryadharma pada wartawan sebelum pembukaan acara rakernas bidang ekonomi PPP di Hotel Peninsula , Slipi, Jakarta, Jumat (11/1/2008).

Surya menyambut baik munculnya capres-capres muda yang ingin berkompetisi dalam Pemilu 2009. Munculnya tokoh muda akan menambah pilihan rakyat dalam menentukan calon pemimpin bangsa di masa mendatang.

"Kalau yang muda mampu untuk maju, ya silakan. Bagus itu, karena nanti rakyat sendiri yang menentukan. Karena nanti akan dilihat kredibilitas dan akseptabilitasnya," imbuhnya.

Mengenai kontroversi syarat S1 dan sehat jasmani dan rohani dari capres, lanjut Surya, saat ini masih diatur secara umum. Alasannya jika dilakukan pembatasan S1 sekarang, maka akan mengganjal calon tertentu.

"Mengenai pendidikan dan kesehatan, biarkan rakyat yang menentukan. Kita menggunakan aturan yang umum saja. Karena UU Pilpres belum selesai dibahas," pungkas dia. (yid/mly)


Berita Terkait