"Pemerintah ini sudah keterlaluan. Tahun ini saja (2008) kalau dihitung dengan sabtu minggu libur kita berjumlah 122 hari. Ini mendidik kita menjadi pemalas. Ini yang membuat kita semakin terbelakang," kata Wakil Ketua FPBR Ade Daud Nasution.
Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang semua kantor-kantor jadi tutup akibat kebijakan libur hari kejepit yang cuti bersama atau tetek bengek lainnya. Ini akan membuat rakyat kesulitan mengurus kebutuhannya. Pengusaha juga kesulitan mengurus izin. Jadinya investasi tidak akan masuk," cetusnya. (yid/ken)











































