Terlalu Banyak Libur, Rakyat Jadi Pemalas

Terlalu Banyak Libur, Rakyat Jadi Pemalas

- detikNews
Jumat, 11 Jan 2008 14:31 WIB
Jakarta - Frekuensi hari libur tahun 2008 meningkat. Terlalu banyak liburan, rakyat Indonesia akan menjadi lebih malas dan tertinggal.

"Pemerintah ini sudah keterlaluan. Tahun ini saja (2008) kalau dihitung dengan sabtu minggu libur kita berjumlah 122 hari. Ini mendidik kita menjadi pemalas. Ini yang membuat kita semakin terbelakang," kata Wakil Ketua FPBR Ade Daud Nasution.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade mengatakan, sebaiknya, pemerintah tetap mengaktifkan hari-hari di luar tanggal merah. Menerapkan cuti bersama pada hari kejepit, dinilai akan menggangu pelayaan publik.

"Sekarang semua kantor-kantor jadi tutup akibat kebijakan libur hari kejepit yang cuti bersama atau tetek bengek lainnya. Ini akan membuat rakyat kesulitan mengurus kebutuhannya. Pengusaha juga kesulitan mengurus izin. Jadinya investasi tidak akan masuk," cetusnya. (yid/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads