Jakarta - Mantan Presiden Soeharto kondisinya masih belum juga stabil. Tim dokter kepresidenan berharap sesak nafas yang dialami Penguasa Orde Baru ini cepat hilang.
"Kita berharap secepatnya hilang," kata Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr Mardjo Soebiandono di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Kamis (10/1/2008).
Selain itu, lanjut Mardjo, kondisi ginjal Soeharto masih buruk. Jantung sebelah kanan pun masih belum ada kemajuan. "Masih sama, masih lemah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai pemasangan alat cardiac resynchronization therapy (CRT), Mardjo menjelaskan, akan dilakukan setelah cairan di paru-paru hilang. "Nanti kalau cairan di paru-paru sudah kempes, mudah-mudahan sudah bisa dipasang," pungkasnya.
(ary/ary)