Bela TKI, SBY Harus Tekan Malaysia

Bela TKI, SBY Harus Tekan Malaysia

- detikNews
Kamis, 10 Jan 2008 17:05 WIB
Jakarta - Presiden SBY berkunjung ke Malaysia dengan sejumlah agenda termasuk perlindungan TKI. SBY diminta berani menekan Negeri Jiran itu untuk melindungi nasib TKI.

"Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono harus meminta pertanggungjawaban pemerintah Malaysia atas terjadinya berbagai bentuk pelanggaran HAM buruh migran Indonesia," kata Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah dalam rilisnya kepada detikcom, Kamis (10/1/2007).

Menurut Anis, kemenangan kasus Nirmala Bonat hanya untuk menyenangkan SBY menjelang kedatangannya. Masih banyak kasus-kasus buruh migran yang belum jelas seperti Ceriyati, termasuk juga aksi kekerasan dari pasukan RELA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden SBY juga harus menanyakan proses hukum kasus-kasus buruh migran lainnya yang hingga kini belum tuntas," lanjut Anis.

Migrant Care meminta SBY mengamandemen MoU Indonesia dan Malaysia mengenai pekerja domestik yang dinilai melanggar HAM. Sebagai bentuk solidaritas, Migrant Care juga menyarankan agar SBY menolak pemberian gelar kehormatan oleh Malaysia.

"Migrant CARE mendesak Presiden SBY menolak gelar kehormatan Darjah Utama Seri Mahkota Negara selama Malaysia tetap membuat kebijakan-kebijakan yang melanggar HAM buruh migran Indonesia," pungkasnya. (fay/ana)



Berita Terkait