Ketiga bangunan yang ambruk itu berada di Jl Pasir Kaliki No 38, 40, 42, Bandung, Jawa Barat. Insiden terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (10/1/2008).
"Padahal tidak ada angin puting beliung. Anginnya cuma sepoi-sepoi. Tiba-tiba ada seperti suara ledakan. Pas dilihat, ternyata dinding bagian depan rumah itu rubuh ke arah jalan dan berserakan," tutur Oning, penjual jus, di Jl Pasir Kaliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kristin (80) yang berada di rumah No 38 sedang berjualan jamu saat insiden terjadi. Rumah yang merupakan toko Angkasa itu roboh. Kristin yang berada di dalam rumah itu pun mengalami luka terkena batu di bagian punggung. Sedangkan rumah No 36 yang satu bangunan dengan No 38 tidak ikut rubuh.
"Ini mungkin hanya msibah, karena faktor bangunan yang sudah tua. Korban langsung dibawa ke rumah saudaranya untuk dirawat. Polisi dibantu masyarakat membersihkan puing yang berserakan," kata Kapolres Bandung Barat AKBP Teddi Setiadi di lokasi kejadian.
Sedangkan Andi, pemilik 4 bangunan tersebut, mengiyakan bangunan itu memang merupakan bangunan tua, bahkan dua di antaranya sudah lama tidak ditempati.
Pantauan detikcom hingga pukul 16.30 WIB, polisi memasang police line pada 3 rumah rubuh guna pemeriksaan TKP. Puing-puing bangunan berlantai satu yang sempat berserakan hingga ke jalanan telah dibersihkan sekitar 20 personel polisi dibantu warga. Sempat terjadi kemacetan. Namun setelah puing-puing dibersihkan dari jalanan, lalu lintas kembali lancar. (sss/ana)










































