Rahmat dan Djoko menyusuri Bengawan Solo dengan perahu karet dari Jembatan Bacem Sukoharjo hingga Jembatan Jurug Solo. Mereka didampingi Walikota Solo Joko Widodo dan rombongan yang semuanya diangkut dengan 4 perahu karet milik tim SAR.
Pendangkalan yang terjadi sudah sedemikian parah. Akibatnya, laju perahu karet menjadi tidak lancar. Selama satu jam perjalanan, beberapa kali perahu yang ditumpangi rombongan tersangkut dan tak bisa didayung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para warga yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo menurut Rahmat juga harus direlokasi. Secara tidak sadar, mereka turut berperan dalam proses sedimentasi di sepanjang sungai.
Sebelum menyusuri Bengawan Solo, Rahmat Witoelar dan Joko Kirmanto juga meninjau pintu air Demangan dan Joyotakan Solo. Mereka lalu melakukan pantauan udara terhadap kawasan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri dengan bantuan helikopter.
(fay/fiq)











































