Kirab Pusaka 1 Suro, 5 Kerbau Bule Keraton Surakarta Kabur

Kirab Pusaka 1 Suro, 5 Kerbau Bule Keraton Surakarta Kabur

- detikNews
Kamis, 10 Jan 2008 02:39 WIB
Kirab Pusaka 1 Suro, 5 Kerbau Bule Keraton Surakarta Kabur
Solo - Kirab Pusaka 1 Sura di Keraton Kasunanan Surakarta diwarnai kejadian menarik. Lima kerbau bule milik Keraton Surakarta kabur sebelum kirab dimulai.

Kerbau itu seharusnya menjadi cucuk lampah atau pemimpin rombongan kirab. Acara belum dimulai, hewan bertanduk itu malah berlari meninggalkan keraton, Kamis (10/1/2008) malam. Para abdi dalem pun sempat kebingungan, namun acara tetap diteruskan.

Sejak beberapa jam sebelum kirab dimulai, 5 kerbau bule yang berjuluk Kyai Slamet itu sudah dikumpulkan di Kamandungan, tepat di depan pintu Keraton. Ribuan warga Solo dan sekitarnya pun sudah berjubel memenuhi tempat tersebut, sehingga polisi dan para petugas keamanan cukup sibuk mengatur barisan penonton.

Sejumlah fotografer yang di antaranya adalah para mahasiswa dari klub fotografi serta para penonton pun berulang kali berusaha mengabadikan kerbau pusaka tersebut. Beberapa di antaranya nekat memakai lampu blitz kamera meskipun sudah dilarang petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

" Tolong jangan memakai lampu kamera, nanti menganggu kerbaunya," seru salah seorang petugas keamanan berpakaian hitam-hitam.

Sekitar pukul 00.00 WIB, pintu keraton mulai dibuka. Rombongan abdi dalem yang bertugas membawa pusaka mulai berbaris di depan pintu. Kerbau-kerbau bule yang sedari tadi tampak gelisah ini mulai bergerak-gerak tidak tenang.

Salah satu kerbau yang tampaknya paling tua mulai berjalan ke utara menuju Pintu Gerbang Kori Brojonolo. Salah seorang abdi dalem pawang Kerbau Kyai Slamet berusaha menghentikan dengan menahan kepala sang kerbau dari depan sambil berteriak, "Mandeg, mandeg! (berhenti, berhenti!)."

Meski sudah diteriaki, namun Kyai Slamet tak mau berhenti berjalan. Bahkan empat kerbau lainnya pun menyusul di belakang kerbau pertama dengan berlari-lari kecil.

Sang pawang dan beberapa petugas pun terpaksa berlari menyusul kerbau-kerbau bule itu. Seorang abdi dalem yang nampaknya berpangkat tinggi marah-marah karena kejadian tersebut.

Kurang lebih 20 menit kemudian, rombongan kirab pusaka diberangkatkan tanpa kerbau. Hal itu dikarenakan kerbau-kerbau bule tersebut tidak berhasil dibawa kembali ke Kamandungan.

Kirab Pusaka 1 Sura yang dilakukan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam ini melibatkan sekitar 600 abdi dalem yang mengusung 13 pusaka Kraton Surakarta.

Kirab dilakukan dengan membawa penerangan obor dan lampu ting mengelilingi kompleks Keraton melalui Gladag-Jl Jenderal Sudirman-Jl Mayor Kusmanto-Jl Kapten Mulyadi-Jl Veteran-Jl Yos Sudarso-Jl Slamet Riyadi-Gladag dan kembali ke kraton.

Di sepanjang jalan yang akan dilalui kirab, warga sudah memadati jalan, sehingga kemacetan pun tak terhindarkan. Diperkirakan rombongan kirab akan kembali memasuki keraton sekitar pukul 04.00 WIB. Selama kirab berlangsung, Pakubuwono XIII akan berdoa dengan bersemedi di dalam Keraton. (nvt/nvt)


Berita Terkait