"Waduh, ini lama juga ya," cetus Mardjo di depan pintu lift RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Rabu (9/1/2008) pukul 21.15 WIB.
Hingga 3 menit, pintu lift tak juga terbuka. Dalam waktu yang singkat itu, wartawan pun segera mencecar Mardjo dengan pertanyaan tentang kondisi Pak Harto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini baru mau diperiksa.
Kondisinya bagaimana?
Sadar.
Bisa bicara?
Harus kita bimbing.
Yang besuk bisa langsung ketemu Pak Harto?
Nggak bisa langsung, karena ada infeksi cukup berbahaya. Sudah ya.
Mardjo segera memasuki lift yang pintunya baru saja terbuka, meninggalkan para wartawan dengan yang masih mengajukan rentetan pertanyaan.
Pada pukul 16.20 WIB, transfusi darah untuk Soeharto masih berlangsung. Tekanan darahnya mencapai 110/50 mm hg. (nvt/nvt)











































