"Kita bilang kepada Presiden, tahun ini sudah bisa membaca black box," ujar Ketua KNKT Tatang Kurniadi usai paparan kerja Dephub 2008 kepada Presiden SBY di Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2008).
Menurut Tatang, Indonesia adalah negara besar dengan lalu lintas yang tinggi. Sudah sepatutnya Indonesia memiliki kemampuan untuk bisa membaca black box tanpa harus dikirim ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Tatang, alat dan laboratorium untuk membaca black box tersedia dalam berbagai harga dan model. Australia menggelontorkan US$ 8 juta untuk membangun laboratorium, sedangkan Singapura menggelontorkan US$ 500 ribu.
"Kita akan mulai dengan US$ 250 ribu. Presiden mendukung langkah ini," kata dia.
Terkait dengan black box Adam Air, menurut Tatang, laporannya kini sudah diberikan kepada instansi terkait, seperti otoritas penerbangan dan maskapai penerbangan.
"Hasilnya akan diumumkan kepada publik dalam waktu 60 hari omite Nasional Keselamatan Transportasi.sejak tanggal 17 Desember 2007," tandas Tatang. (nik/nvt)











































