Penasihat Minta 'JK' Didoakan

Penasihat Minta 'JK' Didoakan

- detikNews
Rabu, 09 Jan 2008 14:29 WIB
Jakarta - Doa bak obat mujarab bagi siapa pun yang tertimpa musibah. Doa diminta dipanjatkan untuk Wapres Republik Mimpi Jarwo Kwat alias JK yang sedang tersandung kasus cek kosong.

"Saya mewakili Republik Mimpi ingin menyampaikan salam dari Pak Wapres JK. Tetapi salam dari JK jangan dibalas dengan senyum, balaslah dengan doa, karena saat ini Pak Jarwo Kwat sedang menjalani proses hukum," kata Effendi Gazali.

Hal tersebut disampaikan pria yang menjadi penasihat Republik Mimpi ini dalam acara Rapimnas I Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Effendi yakni JK 100 persen tidak bersalah. Sebab ada 3 fakta surat yang disembunyikan pihak kepolisian, antara lain sebetulnya dalam surat itu adalah perkara perdata, tetapi JK ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pidana.

"Karena kalau JK jatuh, maka citra Republik Mimpi juga jatuh. Mungkin inilah cerminan hukum penegakan hukum di negara tetangga kita. Kalau saja para penyidik itu punya hati nurani, tentu Pak JK tidak bersalah," ujar Effendi.

"Ini murni perdata, bahkan saat bertemu dengan anggota Komisi III DPR kemarin, mereka sepakat ini kasus perdata. Sampai-sampai ada istilah baru, kalau kasus perdata dipidanakan istilahnya di-Jarwo-kan," lanjutnya. (aan/sss)


Berita Terkait