"Saya mewakili Republik Mimpi ingin menyampaikan salam dari Pak Wapres JK. Tetapi salam dari JK jangan dibalas dengan senyum, balaslah dengan doa, karena saat ini Pak Jarwo Kwat sedang menjalani proses hukum," kata Effendi Gazali.
Hal tersebut disampaikan pria yang menjadi penasihat Republik Mimpi ini dalam acara Rapimnas I Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kalau JK jatuh, maka citra Republik Mimpi juga jatuh. Mungkin inilah cerminan hukum penegakan hukum di negara tetangga kita. Kalau saja para penyidik itu punya hati nurani, tentu Pak JK tidak bersalah," ujar Effendi.
"Ini murni perdata, bahkan saat bertemu dengan anggota Komisi III DPR kemarin, mereka sepakat ini kasus perdata. Sampai-sampai ada istilah baru, kalau kasus perdata dipidanakan istilahnya di-Jarwo-kan," lanjutnya. (aan/sss)











































