Hari pemungutan suara untuk pilpres selalu jatuh pada hari Selasa pertama di bulan November pada setiap tahun kabisat. Demikian dikutip dari media Jerman Deutsche Welle edisi Indonesia, 4 Januari lalu.
Dipilihnya bulan November ternyata juga memiliki makna khusus. Di masa lalu, sejarah AS sangat dipengaruhi oleh pertanian. Bulan November adalah masa panen bagi para petani, dan musim dingin belum menyentuh negeri Paman Sam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di masa lalu, butuh waktu tidak sebentar bagi pemilih untuk mencapat tempat pemungutan suara. Bahkan, pemilih harus merencanakan perjalanannya sehari sebelumnya.
Meski masa-masa itu telah berlalu, namun AS tetap berpegang pada jadwal sang leluhur. Sehingga, pilpres AS dipastikan tidak akan maju mundur dari yang sudah ditetapkan, yaitu 4 November 2008 mendatang. (fiq/nrl)











































