Soeharto Alami Pendarahan Akibat Alat Bantu Mesin

Soeharto Alami Pendarahan Akibat Alat Bantu Mesin

- detikNews
Rabu, 09 Jan 2008 11:33 WIB
Jakarta - Pak Harto bertahan hidup berkat alat-alat mesin. Namun mesin itu bukannya tanpa risiko. Mesin itu menyebabkan pendarahan di urin dan feses mantan Presiden Soeharto.

Menurut dokter yang merawatnya, pendarahan itu diakibatkan masuknya alat bantu mesin dan menyebabkan HB Pak Harto drop.

"Tetapi pendarahan yang artinya ada luka tidak ada. Jadi HB turun bukan karena pendarahan tetapi hemolisis (sel-sel darah merah rusak karena masuk mesin)," kata anggota tim dokter Soeharto, Djoko Rahardjo, dalam jumpa pers di RSPP, Jalan Kyai Maja, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa ada permintaan dari keluarga untuk mencopot alat-alat mesin? "Nggak. Kita tidak mencopot. Kita tidak mau ambil risiko, dan kita masih butuh itu," kata Djoko.

Menurut dia, dalam ginjal Soeharto masih ada batu. Jadi dalam keadaan sakit pun masih terlihat sel darah merah di urin.

Sebesar apa batunya? "Wah itu sudah dibicarakan 6 tahun lalu. jadi saya tidak usah mengulangi," sahut Djoko.

Djoko pun menolak membeberkan persentase kerusakan ginjal Pak Harto. Menurutnya, tim medis memprioritaskan pada pemeriksaan ginjal dan jantung. (aan/nrl)


Berita Terkait