"Gambaran radiologi paru-paru sesuai dengan klinis mengalami perbaikan," kata Ketua Tim Dokter Dr Mardjo Soebiandono saat membacakan siaran persnya di RSPP, Jl Kyai Maja, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2008).
Mardjo mengatakan, tekanan darah berkisar 110-120/50-60 mm hg. Hasil tranfusi darah menaikkan HB menjadi 7,9 gram persen. Transfusi darah direncanakan sampai HB mencapai 10 gram persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mardjo menuturkan, hasil pemeriksaan Tisue Doppler Imaging dan sidik perfusi jantung memperlihatkan gambaran disinkronisasi otak otot jantung dan kerusakan jaringan otot di apeks jantung.
"Pasca pemeriksaan sidik perfusi jantung terjadi penurunan keadaan umum. Sesak nafas dan peningkatan penumpukan cairan di paru-paru," katanya.
Namun, keadaan teratasi setelah dilakukan pengobatan intensif selama 4-6 jam. Sehingga keluhan sesak nafas dan penumpukan cairan di paru-paru berkurang walaupun hal ini bukan karena kemampuan sendiri tetapi menggunakan bantuan mesin atau CCVVHDF dan obat-obatan.
Mardjo menjelaskan, rencananya akan dipasang CRT/pacu jantung. Namun masih menunggu kondisi optimal Pak Harto.
"Sampai saat ini tim dokter masih membatasi kunjungan," tandasnya. (ziz/nrl)











































