"Ada kesempatan besar bahwa Anda akan belajar mengenai itu saat sudah dilakukan," kata Sarkozy dalam jumpa pers ketika ditanya mengenai rencana perkawinannya, seperti dilansir AFP, Rabu (9/1/2008).
"Ini serius," imbuhnya mengomentari hubunganya dengan Carla Bruni yang sudah terjalin sejak November 2007 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sarkozy tak ambil pusing dengan kritik itu. Natal 2007, kembali Sarkozy dan Carla Bruni berdua-duaan ke Mesir dan Yordania. Sarkozy pun dituduh telah memerintahkan media massa untuk selalu mengikuti kegiatan pribadinya itu.
"Saya tak pernah memerintahkan media manapun untuk mengikuti saya," kata Sarkozy membantah.
Sarkozy sengaja membuka hubungannya itu ke publik supaya tak ada lagi kemunafikan seperti pada masa lalu terjadi. Referensi kemunafikan yang dimaksud tentu saja rahasia bertahun-tahun Presiden Francois Mitterrand yang ternyata punya anak di luar nikah.
"Carla dan saya telah memutuskan tidak berbohong," ujar Sarkozy lagi.
Dan sekali lagi, meski belum menikah, Sarkozy pun berencana membawa Bruni dalam kunjungan kenegaraan ke India pada akhir bulan ini. India pun menyatakan tak ada masalah dengan kedatangan pasangan duda dan janda ini.
Bagaimana komentar anak buah Sarkozy? Menteri Pendidikan Prancis Xavier Darcos terang saja membela bosnya.
"Saya percaya bahwa seorang presiden yang gembira, dan saya bermaksud mengatakan seorang presiden yang jatuh cinta, adalah seorang presiden yang tanpa ragu melakukan lompatan saat melangkah dan akan menjadi lebih energik dan efisien dalam melaksanakan tugasnya," kata Darcos. (aba/sss)











































