Sikap inilah yang belakangan sering dijumpai pada pramudi TransJ, sebutan pengemudi bus berlambang elang itu, saat mereka bekerja. Tentu saja perilaku pramudi TransJ ini membuat khawatir pengguna angkutan busway.
"Sering saya jumpai. Malah pernah ada sopir busway yang menelepon sejak dari halte Harmoni sampai ke Jelambar," kata Yuni, pengguna bus TransJ koridor III, kepada detikcom, Rabu (9/1/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama diungkapkan Amie, warga Kalideres. Bahkan pernah suatu ketika, sopir bus TransJ itu tak lagi menelepon bahkan membalas SMS.
"Matanya tertuju pada handphone dan bukan ke jalan. Apa karena jalannya lurus tak ada halangan jadi dia seenaknya SMS-an," keluh Amie.
Amie meminta agar pengelola TransJakarta mengingatkan kepada pramudinya untuk tidak menelepon ataupun membalas, mengirimkan SMS saat mengemudi. "Apa menunggu ada kejadian baru diingatkan?" tanya Amie.
(mar/nrl)











































