"Eskalasi aktivitas politik akan terus meningkat. Para menteri, kita imbau untuk tetap konsentrasi dengan tugasnya. Kalau tidak, lebih baik mundur agar tidak mempengaruhi kerja pemerintah," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2008).
Menurut Agung, pernyataan Golkar tersebut diawali karena adanya sikap ambigu (muka dua) dari partai-partai yang mengklaim mendukung pemerintah. Partai itu menempatkan kadernya di kabinet tetapi sikap politiknya tidak menunjukkan mendukung pemerintah. Hal itu terlihat dari sikap anggotanya yang ditempatkan di parlemen maupun di luar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah perlu reshuffle lagi untuk mengefektifkan kerja pemerintahan, Agung menjawab,"Kita tidak menghendaki reshuffle jilid III. Karena pasti akan meningkatkan suhu politik lagi. Tetapi kalau ada yang mundur, ya tetap harus diisi." (ziz/nrl)











































