Media China Ikut Tanyakan Isu Pernikahan SBY

Media China Ikut Tanyakan Isu Pernikahan SBY

- detikNews
Selasa, 08 Jan 2008 15:08 WIB
Jakarta - Isu Menikahnya Presiden SBY sebelum masuk Akabri yang disampaikan mantan anggota DPR Zaenal Ma'arif  benar-benar mengejutkan. Media dari China pun ingin tahu isu itu lebih jauh.

"Waktu itu ada China Media yang menelpon saya minta konfirmasi. Itu adalah koran yang beredar di Asia Pasifik," ujar jubir kepresidenan Dino Patti Djalal.

Hal itu disampaikan dia dalam sidang  di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jl Gadjah Mada, Jakarta, Selasa (8/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dino pun membuka internet dan mencari tahu kabar itu. Setelah menemukan berita tersebut, dia melapor ke SBY.

"Tanggapan beliau, ini fitnah dan sangat tersinggung. Ini serangan terhadap harga diri beliau," jelas dia dihadapan majelis hakim yang dipimpin Agoeng Rahardjo.

Keluarga SBY pun merasa marah. Bahkan ibunda SBY mengatakan pernyataan itu sangat keji.

"Ini usaha sistematis untuk menyerang Pak SBY. Motivasi pernyataan itu hanya dia (Zaenal) dan Tuhan yang tahu," imbuh Dino.

"Apakah terdakwa pernah minta maaf?" tanya hakim Agoeng.

"Yang saya ketahui, dia tidak pernah datang," ujar Dino.

Atas keterangan Dino, Zaenal pun memberi tanggapan. "Tidak benar tudingan sistematis itu. Saya tidak menyatakan dalam tanda petik, terbuka, seolah SBY pernah menikah sebelum masuk Akabri.

Sidang akan dilanjutkan kembali pada 15 Januari dengan agenda pemeriksaan saksi. Para saksi yang dipanggil adalah SBY, Untung Sumarwan, Didik Supriyanto, dan Endang Suryana.

Permintaan Maaf

Dihadapan wartawan, Zaenal membacakan surat kepada SBY yang dititipkannya kepada jubir kepresidenan Andi Mallarangeng. Surat itu berisi permintaan maaf tertanggal 28 Agustus 2007.

Disampaikan Zaenal, pernyataan dia hanya klarifikasi semata. Dia tidak menyangka hal tersebut begitu tidak terkendali sehingga merugikan SBY sekeluarga dan juga diri Zaenal.

"Melalui pertimbangan masukan orang tua, ulama, kyai, dan tokoh-tokoh Islam, dan salat istikharoh, bersama ini, dari lubuk hati paling dalam saya mohon maaf," kata Zaenal.
(nvt/ana)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads