"Dengan komitmen kita untuk terus konsisten melaksanakan agenda reformasi internal TNI. Tidak ada cara lain bagi seluruh jajaran TNI untuk terus tetap mengelola dinamika yang ada, dengan menentukan skala prioritas, mengelola manajemen yang transparan, akuntabel, tepat guna, tepat waktu dan tepat sasaran," kata Djoko Suyanto yang melepas tongkat komando Panglima TNI kepada Jenderal TNI Djoko Santoso di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2007).
Menurut Djoko Suyanto, reformasi internal TNI akan bermuara pada terwujudnya sosok TNI yang profesional. Keberhasilan reformasi itu ditentukan dan dilaksanakan oleh TNI sendiri, serta perlunya peran komponen bangsa lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentunya, jelas Djoko lagi, pandangan tersebut menafikan komitmen yang telah dilaksanakan TNI selama 10 tahun.Β Bisa dipahami bila ada anggapan bahwa proses reformasi belum selesai, sebab masih ada agenda yang sedang dan akan dijalankan dengan mengacu pada UU.
"Proses itu masih terus berlangsung dan sudah banyak agenda perubahan yang telah dilaksanakan," tegas Djoko.
Dalam kesempatan yang sama, Djoko Suyanto juga berharap agar semua kalangan untuk memberikan dukungan kepada penggantinya Djoko santoso dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, dia juga meminta maaf kepada semua kalangan atas segala sikap dan perilakunya selama memimpin TNI. (zal/asy)











































