Pulau Dewata Jadi Ajang Internasional Perangi Korupsi

Pulau Dewata Jadi Ajang Internasional Perangi Korupsi

- detikNews
Selasa, 08 Jan 2008 13:10 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia ingin membuktikan komitmennya kepada dunia untuk memerangi korupsi. Indonesia akan menjadi tuan rumah konferensi antikorupsi kedua.

Conference of the States Parties to the United Nations Convention against Corruption kedua (CAC/COSP 2) digelar pada 28 Januari - 1 Februari 2008. Bali alias Pulau Dewata akan menjadi tempat perhelatan internasional ini.

"Konferensi akan dihadiri 104 negara pihak dan 50 peninjau," kata Menlu Hassan Wirajuda dalam pernyataan pers tahunan Menlu 2008 di Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Selasa (8/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konferensi ini, jelas dia, terkait erat dengan upaya pemerintah memajukan demokrasi dan good governance. Diplomasi juga memegang peranan penting di dalamnya.

"Diplomasi ingin memberi sumbangan memerangi korupsi. Diharapkan pertemuan ini menjadi momentum pemberantasan korupsi di dalam negeri," ucap Hassan.

Bagi Indonesia, sambung dia, pertemuan ini merupakan upaya lebih lanjut dari pertemuan dengan Bank Dunia yang memprakarsai stolen asset recovery (StAR).

Hassan ingin meluruskan, StAR bukanlah upaya Bank Dunia menelusuri kasus-kasus korupsi. "Ini adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas negara-negara untuk pengembalian aset korupsi," tandasnya. (sss/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads