Operasional Heli Twin Pack Dihentikan Sementara

Operasional Heli Twin Pack Dihentikan Sementara

- detikNews
Selasa, 08 Jan 2008 12:49 WIB
Jakarta - Mabes Angkatan Udara untuk sementara menghentikan operasional seluruh pesawat helikopter jenis Twin Pack, seperti yang jatuh di Pekanbaru, Senin (7/1/2008) kemarin. Peristiwa tersebut sendiri masih diselidiki, termasuk kenapa ada sipil di pesawat tersebut.

"Berita itu benar, tapi penyebabnya belum. Nanti saya kirim Tim dari Mabes AU dan dari KNKT untuk menyelidikinya, apa penyebabnya," kata KSAU Marsekal TNI Subandrio usai upacara serah terima jabatan Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (8/1/2008).

Menurut Subandrio, dari informasi yang disampaikan Lanud Pekanbaru, pesawat dari Skauadron 6 Lanud Atang Sanjaya, Bogor, ini jatuh akibat mesinya mati. Untuk itu, Tim yang dikirim dari Mabes AU ini akan segera menyelidiki informasi tersebut. "Kita lihat apakah karena masalah teknis atau faktor cuaca," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim ini selain menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat, lanjut Subandrio, juga akan menyelidiki keberadaan penumpang sipil di penerbangan heli itu. Pasalnya, pesawat tersebut tengah membawa penumpang Leason Officer dari negara Singapura dalam rangka Join Flight dengan TNI AU.

Ditambahkan Subandrio, helikopter jenis Twin pack merupakan pesawat hibah dari pemerintah Amerika Serika bekas perang Vietnam. Oleh TNI pada tahun 1980 sempat mengalami pergantian jenis mesin menjadi Turbo Shrack. Namun, penggunaannya telah dihentikan untuk proses operasi udara dan latihan TNI Angkatan Udara lantaran digantikan dengan pesawat Helikopter jenis puma.

TNI AU sendiri selama ini memang memiliki 8 unit pesawat Twin Pack, namun kini tinggal 3 unit termasuk yang jatuh di Pekanbaru. Pesawat ini sudah tidak didanai dan kekurangan suku cadangnya. "Spare part-nya sudah ditiadakan, lantaran pendanaan untuk pesawat tersebut dihentikan," tandas Subandrio.
(zal/ana)


Berita Terkait