Menurut Romney, melejitnya Obama membuat dirinya sebagai pilihan yang lebih baik bagi kubu Republik. Dikatakan Romney, selain dirinya, sulit bagi senator manapun untuk mengalahkan Obama yang seruannya akan perubahan telah menarik banyak pemilih.
"Butuh orang yang inovatif seperti diri saya, yang punya pengalaman membawa perubahan bagi Washington untuk bisa berhadapan dengan Barack Obama dan menang," kata Romney seperti dilansir Wall Street Journal, Selasa (8/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun McCain yang juga kandidat presiden AS dari Partai Republik, menyebutkan bahwa pengalamannya dalam urusan luar negeri dan nasional diperlukan untuk mengalahkan Obama dalam pemilu.
Dalam sejumlah polling, Obama menang telak atas rivalnya di Partai Demokrat, Hillary Clinton. Kemenangan Obama itu sempat membuat Hillary tak bisa menahan emosinya saat berpidato di depan para pemilih di New Hampshire. Dengan mata berkaca-kaca dan suara serak menahan tangis, mantan ibu negara AS itu mengungkapkan betapa pentingnya pemilu ini baginya.
(ita/sss)











































