"Pengamanannya patut dipertanyakan. Karena ini sudah dua kali. Apalagi yang kabur adalah napi kelas berat," ujar seorang petugas kepolisian yang enggan disebut namanya, di LP Gunung Sari
Makassar, Senin (7/1/2008).
Pada bulan September lalu, seorang napi kasus bom Makassar juga berhasil kabur saat napi lainnya sedang melaksanakan salat tarawih. Terlebih lagi, napi yang kabur adalah napi yang melakukan tindakan pidana tergolong berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja dia dipecat, karena kebetulan dia lagi yang berjaga di pos itu. Jadi sudah dua kali dia kecolongan," cerita seorang petugas keamanan di LP.
Sekadar diketahui, tiap harinya 12 orang petugas berjaga di sejumlah pos yang ada. "Kemarin, ada 12 orang yang berjaga. Satu di antaranya tidak datang karena sakit," tutur Kepala Pengamanan LP, Fadli.
2 Napi yang kabur adalah Wirahadi (25) dan Marcus (20). Wirahadi alias Hadi merupakan pelaku bom Makassar yang terjadi pada September 2002. Bom ini meledak di gerai cepat saji MC Donald, Mall Ratu Indah.
Sedangkan Marcus adalah napi pindahan dari Ambon. Ia terlibat kasus pembunuhan seorang pendeta. (gun/mly)











































