Tetapi meskipun begitu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono belum mencium menteri yang mendua alias mbalelo. Kalaupun ada, Agung memintanya segera mundur teratur.
"Seandainya ada yang seperti itu, tidak jalan komitmennya sebagai koalisi di lapangan menggerogoti, lebih baik mundur saja. Jangan mendua. Tapi saya kira bukan berarti sudah ada meski eskalasi politik 2008 makin meningkat," katanya dalam acara jumpa pers awal tahun 2008 di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (7/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya mengingatkan mumpung baru seminggu. Kalau sudah sepakat di kabinet agar menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Partai-partai yang ada di sana, artinya sudah menunjukkan komitmennya berkoalisi," tuntut pria yang juga menjabat sebagai ketua DPR ini.
Khusus Partai Golkar, Ketua DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga menjelaskan, pihaknya sudah menginstruksikan kader-kadernya di kabinet SBY untuk fokus menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Secara tegas, Theo juga meminta menteri dari parpol lain untuk tetap konsisten bekerja di kabinet.
"Kami akan minta kader-kader di pemerintahan untuk fokus termasuk menteri-menteri partai lain," jelasnya di tempat yang sama. (gah/sss)










































