Kasi Trantib Kebayoran Lama Timbul TM Sintijak di TKP, Jl Melawai, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2008) menerangkan, kalau kedua korban itu masing-masing berprofesi sebagai pemulung dan pengamen. Mereka diketahui bernama Wawan dan Palud. Sebelumnya Wawan dan Palud diduga pekerja bangunan yang tengah bekerja di gedung eks SMP 56 tersebut.
"Mereka memang terbiasa tidur di lokasi. Sehabis sekolahnya dipindah 2 tahun lalu gedung ini bekasnya memang dipakai buat nongkrong anak jalanan," ujar Timbul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung eks SMP 56 kosong setelah terjadi tukar guling dengan pihak swasta dan Pemprov DKI Jakarta. SMP 56 mendapatkan gedung baru di Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Sebanyak 8 kelas eks SMP 56 di Melawai telah diruntuhkan. Sebenarnya, tinggal 1 kelas bertingkat yang belum diruntuhkan dan dibiarkan terus berdiri. Kelas ini biasa digunakan nongkrong anak-anak jalanan setempat. Nah, kelas yang inilah yang runtuh hari ini. Saat kelas ambruk, tidak ada aktivitas pembangunan atau renovasi yang tengah dilakukan sebagaimana dilaporkan di berita sebelumnya.
(nwk/nrl)










































