Peristiwa menggegerkan warga Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Semarang itu terjadi Minggu (6/1) malam. Jumali tewas setelah mendapat perawatan di RS Senin (7/1/2008) dinihari. Anaknya dirujuk ke RS Roemani untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Menurut keterangan warga, saat peristiwa berlangsung, situasi tengah sepi. Sebagian besar warga beristirahat, dan sebagian lainnya menunaikan shalat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, api yang membakar tubuh Jumali dan anaknya sudah cukup besar. Alhasil saat api berhasil dipadamkan, seluruh tubuh bapak anak itu penuh luka bakar. Keduanya segera dilarikan ke RS Tugurejo.
Peristiwa sadis yang belum diketahui pelaku dan motifnya itu dilakukan di depan lima anak Jumali, selain Rafael. Anak-anak itulah yang berteriak-teriak saat kejadian berlangsung. Pelaku diketahui sudah melarikan diri. (try/djo)











































