Hingga kini, keberadaan dua napi yang kabur belum diketahui. Selain Wirahadi, napi yang kabur adalah Marcul Valy Huwae (20), napi kasus pembunuhan pendeta di Maluku.
Dari informasi petugas Lapas, pihaknya kini telah berkoordinasi dengan Resmob Polda Sulsel untuk memantau daerah-daerah yang kemungkinan menjadi arah pelarian kedua napi ini. Kemarin, para petugas lapas juga langsung menyisir bandara dan terminal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan dari informasi yang beredar, petugas telah melakukan penyisiran hingga ke perbatasan Kabupaten Pangkep- Barru dan perbatasan Kabupaten Jenponto- Bantaeng.
Dua napi ini diperkirakan kabur pada Minggu 6 Januari pukul 10.00 Wita, saat pengunjung LP sedang ramai. Mereka kabur memanjat tembok setinggi lima meter dengan menggunakan balok yang disandarkan di dinding, setelah sebelumnnya melewati pos jaga 2 yang sedang kosong.
Kejadian tahanan yang kabur adalah kedua kalinya dalam kurun waktu 3 bulan terakhiri ini. Pada September lalu, Jasmin (20) napi bom Sampoddo juga berhasil kabur. Hingga kini Jasmin belum ditemukan.
Wirahadi adalah salah seorang eksekutor bom Makassar yang terjadi pada Desember 2002 lalu. Bom meledak di restoran cepat saji MC Donald, Mall Ratu Indah, Makassar. (gun/djo)











































