Mereka adalah Ketua DPP Golkar dan mantan Menaker Theo L Sambuaga, mantan Menteri Kehakiman Oetojo Oesman, dan mantan menteri Peranan Wanita Tuti Alawiyah. Theo datang Minggu (6/1/2008) pukul 18.00 WIB. Oetojo datang pukul 19.00 WIB, dan Tuti pukul 19.30 WIB.
Ketiganya hanya bisa melihat Soeharto. Penjelasan kesehatan mantan orang nomor satu Indonesia itu diberikan oleh puterinya, Titiek Soeharto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oetojo juga menyampaikan hal yang sama. Oetojo berharap Soeharto segera sembuh dari sakitnya. Dalam konteks hukum, Oetojo berpendapat jika yang bersangkutan berhalangan maka kasusnya tidak bisa dilanjutkan.
"Beliau sedang istirahat. Kesehatannya terus membaik. Kita berharap cepat segera sembuh. Kalau proses pengadilan, kalau berhalangan nggak bisa dilakukan," komentar dia.
Sementara Tuti mengaku sangat senang dapat melihat dan mendoakan Soeharto dari dekat. Soeharto sangat dihargai dan berkesan di hati dia.
"Saya sangat dekat dengan Pak harto karena beliau sangat menghargai majelis taklim sejak tahun 1990-an. Beliau terus membaik kesehatannya. Saya mendoakan terus, apalagi baru saya baru pulang dari Masjidil Haram," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan moral, Tuti mengaku santri-santri dan yatim piatu yang diasuhnya sudah membacakan surat Yassin dan hafalan Al Quran dari pondok pesantren mereka.
(fay/ndr)











































