Peristiwa ini bermula dari terlukanya seorang prajurit TNI AD bernama Daud Aratem. Saat itu Minggu (6/1/2008) dinihari sekitar pukul 02.00 WIT, dia bersama beberapa temannya mengendarai sepeda motor. Mereka melintas di desa Kusuma, Tobelo, Maluku Utara.
"Tidak tahu bagaimana tiba-tiba ada keributan, mereka diserang orang. Daud terluka di kepalanya dan motornya dibakar," Kata Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Mustafa saat dihubungi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecurigaan pun muncul kalau yang menyerang Daud yakni anggota Polri. Entah kebetulan atau tidak, sekitar pukul 05.00 WIT, markas Polres Maluku Utara ditembaki.
"Ada 3 letusan, diduga dari senjata panjang. Peluru itu kena tembok lalu memantul kena seng dan kemudian terkena kaca," jelas Mustofa.
Dugaan pun muncul. Pelaku penembakan itu ditengarai oknum anggota TNI, yang tidak puas atas terlukanya rekan mereka.
"Kita tidak mau menuduh. Tapi kita TNI dan Polri melakukan koordinasi, agar suasana kondusif," imbuhnya.
(ndr/fay)










































