Cendana Adem Ayem, Ketua RW Antisipasi Rumah Soeharto Ramai

Cendana Adem Ayem, Ketua RW Antisipasi Rumah Soeharto Ramai

- detikNews
Sabtu, 05 Jan 2008 17:03 WIB
Jakarta - Kediaman pribadi mantan Presiden Soeharto di Jalan Cendana, Nomor 8, Jakarta Pusat, pukul 16.00 WIB, Sabtu (5/1/2008) terlihat sepi. Suasana tampak adem ayem, berbeda jauh dengan suasana RS Pusat Pertamina.

Di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Kyai Maja, Jakarta, itu tampak hiruk pikuk oleh puluhan wartawan, pejabat dan mantan pejabat yang menjenguk Pak Harto yang dirawat sejak Jumat 4 Januari 2008.

Tidak ada kegiatan mencolok di rumah pria kelahiran 8 Juni 1921 itu. Keluarga besar Cendana mempercayakan rumah tersebut kepada Ketua RW 01, Dhadi Sudarmadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dhadi mengaku sengaja stand by di rumah Pak Harto untuk mengantisipasi keramaian yang mungkin terjadi. Misalnya, menghadapi wartawan yang ingin mencari tahu kondisi terakhir Soeharto.

"Kan sudah pengalaman tiap tahun ada berita seperti ini (Pak Harto kritis), jadi kita sudah siaplah," ujarnya.

Salah satu yang sudah dilakukan sebagai bentuk antisipasi adalah meminta 2 unit mobil satelit news gathering milik salah satu TV swasta memindahkan lokasi parkirnya.

Semula mobil itu parkir hanya berselang 1 rumah di samping kediaman Soeharto. Dhadi meminta mobil itu dipindahkan ke Jalan Rasamala yang tidak jauh dari Jalan Cendana. "Ya biasanya juga parkirnya di situ, yang lalu-lalu," katanya.

Pengamatan detikcom, sejumlah mobil beberapa kali keluar masuk rumah Soeharto. Namun Dhadi memastikan mobil-mobil itu bukan tamu-tamu Soeharto, melainkan milik karyawan rumah tangga Pak Harto.

Penjagaan juga tidak terlalu mencolok. Hanya mobil patroli polisi yang beberapa kali melintas di Cendana. (umi/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini