Paspampres pun berhamburan dari gedung berlantai dua di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, itu. Sambil menutup kedua telinganya, mereka sibuk mencari-cari asal suara.
Tidak hanya Paspampres, komandan kompleks Istana pun ikut penasaran mencari tahu asal suara.
Setelah diselidiki, suara yang menggetarkan gendang telinga selama 30 detik itu ternyata berasal dari feedback tata suara di ruang sound system yang berada di belakang ruang jumpa pers.
Begitu mengetahui asal suara, staf biro media Istana pun langsung mematikan alat tersebut. Kepanikan pun mereda. Rapat kembali dilanjutkan.
Dalam rapat hadir Wapres Jusuf Kalla, Kabulog Mustafa Abubakar, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, dan Menteri PU Djoko Kirmanto. (umi/nrl)











































