Sekjen KY: Irawady Bilang Bodoh Jika Tak Terima Fee dari Freddy

Sekjen KY: Irawady Bilang Bodoh Jika Tak Terima Fee dari Freddy

- detikNews
Jumat, 04 Jan 2008 13:20 WIB
Jakarta - Komisioner KY Irawady Joenoes menganggap wajar jika Dirut PT Sembada Persada, Freddy Santoso, memberi fee ketika tanahnya menang pelelangan. Itulah kesaksian Sekjen KY Muzayyin Mahbub dalam persidangan Freddy.

"Dia (Irawady) bilang antara lain, Bodoh!," kata Muzayyin dengan keras dan memberi tekanan saat menyebut kata bodoh itu di Pengadilan Tipikor, Gedung Uppindo, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (4/1/2008).

"Katanya itu biasa setiap transaksi itu pasti ada fee. Jual beli motor saja ada ada fee, apalagi ini transaksi tanah," kata Muzayyin melanjutkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu dibeberkan Muzayyin menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum Firdaus. Firdaus bertanya, apa respons Irawady ketika Firdaus menyatakan menolak menghubungi Freddy untuk diminta uang.

"Mohon maaf, Pak. Saya keberatan," ujar Muzayyin menolak permintaan Irawady.

"Ya udah, kalau begitu ketemukan saya saja," kata Muzayyin menirukan perkataan Irawady saat meneleponnya pada 25 Agustus 2007 lalu.

Karena Muzayyin tak memiliki kontak Freddy, diperintahlah Pimpro Pelelangan Priyono untuk menghubungi pemilik tanah di Jalan Kramat Raya itu. Kemudian Priyono berhasil menghubungkan Freddy dengan Irawady. "Kata Priyono, Freddy menghubungi Pak Irawady," imbuh Muzayyin.

Selanjutnya, Muzayyin tak tahu lagi apa yang terjadi antara Freddy dengan Irawady. Lalu pada 26 September 2007, KPK menangkap tangan Irawady yang menerima uang US$ 30 ribu dan Rp 600 juta dari Freddy.

(aba/umi)


Berita Terkait