Dengan kawalan 5 penyidik KPK, Ramli berjalan setengah berlari dalam upaya menghindari sekitar 25 wartawan yang mengejarnya. Senyum yang semula diupayakan terlihat, berubah jadi wajah kecut setengah takut.
"Pak, apa pernyataan Bapak tentang penangkapan ini? Kenapa tidak hadir kemarin ke KPK? Apa alasannya?" tanya wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 5 menit berjalan, Ramli memasuki pesawat Lion Air. Sekitar pukul 21.10 WIB, pesawat berangkat meninggalkan Bandara Polonia menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Ramli bersama Walikota Medan Abdillah merupakan tersangka penyelewengan dana tak tersangka APBD Medan antara tahun 2002 sampai 2006. Selain penyelewengan APBD, Abdillah juga merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran. (rul/mly)










































