Dari arah Kalibata, kemacetan mulai menyergap sejak depan Taman Makam Pahlawan yang berjarak sekitar 2 km. Sedangkan dari arah Cililitan, antrean kendaraan mengular hingga perempatan Pusat Grosir Cililitan di depan Terminal Cililitan.
Sebenarnya, pengerukan sampah itu sudah berlangsung sejak Kamis (3/1/2008) siang. Alat berat backhoe milik Dinas PU DKI Jakarta yang dikerahkan diletakkan tepat berada di atas jembatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wagiman (35) warga Kalibata menyebutkan sampah sudah menumpuk sejak kemarin, tapi baru hari ini diangkat oleh petugas. "Itu sampah-sampah yang terbawa banjir," ujarnya.
Hingga pukul 17.40 WIB, pengerukan sampah masih dilakukan. Belasan warga ikut menonton, sementara truk sampah berwarna merah hilir mudik bergantian mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir.
Rata-rata sampah yang diangkut adalah plastik-plastik, ranting dan batang pohon serta peralatan rumah tangga. Genangan air sudah surut, namun aliran air sungai Ciliwung yang berwarna kecoklatan tampak masih sangat deras.
(bal/mly)










































