49 Daerah di Jawa Rawan Longsor

49 Daerah di Jawa Rawan Longsor

- detikNews
Kamis, 03 Jan 2008 17:08 WIB
Yogyakarta - 49 daerah di Pulau Jawa rawan bencana tanah longsor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 daerah berada di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sisanya di Jawa Timur.

Hal itu dikatakan oleh pakar geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Dwikorita Karnawati di kampus UGM, di Bulaksumur, Yogyakarta, Kamis (3/1/2008).

"Sebanyak 49 daerah di Jateng, DIY dan Jatim yang sebagian besar di wilayah pegunungan sangat rentan terhadap gerakan massa tanah dan batuan yang menjadi penyebab utama terjadinya longsor," kata Dwikorita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daerah di DIY dan Jawa Tengah yang rentan longsor di antaranya Kabupaten Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul. Sedang di Jawa Tengah antara lain Jepara, Pati, Rembang, Semarang, Karanganyar, Klaten, Salatiga, Wonogiri, Boyolali, Magelang, Purworejo, Kebumen, Banjarnegara, wonosobo, Pekalongan, Purbalingga, Cilacap, dan Purwokerto.

Di Jawa Timur, wilayah rawan longsor adalah Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

"Daerah yang rawan longsor itu juga termasuk beberapa pegunungan di Jawa seperti Lawu, Sindoro, Sumbing, pegunungan Seribu serta beberapa pegunungan di Jawa Timur," kata staf pengajar Teknik Geologi UGM itu.

Dwikorita mengatakan, wilayah Jawa Tengah yang rawan dan patut diwaspadai terkena longsor setelah di Tawangmangu, Karanganyar adalah daerah Gunung Muria, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen dan Purworejo.

"Wilayah pegunungan Menoreh yakni Magelang, Kulonprogo dan Purworejo saat ini sangat rawan longsor," katanya.

Penyebab longsor adalah lahan atau daerah pegunungan yang tersusun atas batuan lapuk itu tertutup oleh tanah subur yang gembur mencapai 2 meter. Sedangkan daerah lahan yang rentan longsor adalah daerah yang berada di lapisan miring serta memiliki bebatuan retakan yang menutupinya.

"Saat terjadi hujan, tanah yang gembur tidak bisa lagi menahan air yang masuk sehingga terjadi longsor," jelasnya.

Dwikorita menambahkan, daerah dataran atau berbukit juga berbahaya dibanding daerah lereng. Sebab berada di daerah lembah sungai yang berpotensi diterjang batuan dan banjir."Kerentanan akan terus bertambah jika lokasinya juga rawan terjadi gempa bumi," pungkas Dwikorita.

(bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads