"Ada 17-19 pertanyaan mulai dari soal prosedur proyek sampai apakah kenal dengan Pak Nur Adenan. Saya sudah jawab semua. Saya merasa lega sekarang. Saya siap (kalau masih dibutuhkan), karena saya sangat menghargai KPK. Tapi kelihatanya sudah cukup," kata Priyo.
Priyo menyampaikan kesiapannya itu kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (3/1/2008)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengenai itu (dugaan menerima dana), saya clear. Tidak satu rupiah pun," tegas Priyo.
Priyo mengaku bersyukur karena sebelum masalah dugaan kasus korupsi pada proyek pembangunan Gedung Pusdiklat Bapeten terjadi, dia sudah dipindahkan dari Komisi VIII ke Komisi II sehingga ia tidak tahu menahu soal tindak lanjut dari proyek tersebut.
"Ini seperti blessing. Kebetulan pada awal september 2004 saya dipindahkan fraksi dari komisi VIII ke komisi II. Prosesnya (kasus dugaan korupsi) setelah itu. Saya lega karena saya banyak tidak tahu proses itu," pungkasnya.
(yid/umi)











































