Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, persoalan banjir di ibukota Indonesia itu mirip dengan ayam dan telor. Semua pihak hanya saling melempar permasalahan.
"Persoalan di Jakarta ini sudah kayak ayam dan telor. Rakyat yang tinggal di pinggiran sungai, tidak mau disuruh pindah. Karena apa, ya karena tidak punya duit," kata Kalla.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, agar banjir di Jakarta mendapat menyelesaian jangka panjang, yang harus dilakukan adalah memindahkan warga yang tinggal di bantaran kali. Jika mereka bisa pindah, kata Kalla, akan ada lahan kosong untuk penyerapan air.
"Kalau sekarang, bagaimana air diserap. Tidak ada lahan kosong, kalau kita lihat dari atas itu cuma tampak atap semua," kata pria berkumis tipis itu.
"Kalau mereka pindah, baru drainase dapat dibuat," lanjutnya.
Selain itu, pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT) juga harus segera diselesaikan. Menurut Kalla, pangkal masalah dari BKT hanya pembebasan lahan.
"Padahal jika BKT dibangun, 20 persen persoalan banjir di Jakarta dapat teratasi," yakin Kalla.
(ken/bal)











































