Banjir Lahar Dingin Ancam Warga Lereng Gunung Merapi

Banjir Lahar Dingin Ancam Warga Lereng Gunung Merapi

- detikNews
Kamis, 03 Jan 2008 13:44 WIB
Yogyakarta - Musim hujan menimbulkan ancaman bahaya tersendiri bagi warga Sleman, Magelang dan Klaten yang di tinggal di lereng Gunung Merapi. Sebab di daerah itu, banjir lahar dingin sewaktu-waktu bisa terjadi.

Demikian disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi dan Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandriyo, di Yogyakarta, Kamis (3/1/2008). Subandriyo mengingatkan warga, terutama penambang pasir di aliran sungai, agar waspada.

"Meski tidak sebahaya ancaman awan panas Merapi. Para penambang pasir yang ada di aliran Kali Gendol, Kali Woro, Kali Krasak, Kali Putih dan Kali Senowo harus berhati-hati dan waspada terutama saat hujan deras turun," kata Subandriyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Subandriyo, sampai saat ini diperkirakan masih ada 3 juta3 material Merapi di bagian atas. Bila hujan deras turun dalam waktu lama, material tersebut bisa masuk ke hulu Kali Gendol, Woro maupun Krasak yang merupakan alur utama aliran lahar saat ini.

"Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, material bisa langsung terbawa ke Kali Gendol dan sebagian ke Kali Woro. Dua sungai ini yang harus benar-benar diwaspadai. Namun di aliran sungai yang lain juga harus diwaspadai," katanya.

Subandriyo menambahkan, beberapa titik di lereng Merapi juga berpotensi longsor. Wilayah tersebut berada di wilayah Blabak dan Dukun, Kabupaten Magelang serta wilayah Stabelan Kecamatan Selo, Boyolali.

"Biasanya pada musim hujan, sejumlah titik di daerah ini sering terjadi longsor. Kalau aktivitas vulkanik tidak berbahaya lagi," pungkas Subandriyo. (bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads