200 Guru Bantu Demo Istana di Tengah Hujan Deras

200 Guru Bantu Demo Istana di Tengah Hujan Deras

- detikNews
Kamis, 03 Jan 2008 11:21 WIB
Jakarta - Meski hujan deras mengguyur, 200-an guru bantu se-Jawa Tengah tetap melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2008)..

Mereka yang tergabung dalam Forum Silahturahmi Guru Bantu (FSGB) harus rela berbasah ria demi menuntut keadilan agar diangkat sebagai PNS Departemen Agama.

Beberapa dari mereka ada yang memakai payung dan jas hujan. Namun, kebanyakan kehujanan dan basah kuyup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

'Pahlawan tanpa tanda jasa' itu berdemo sembari membawa spanduk bertuliskan 'Mohon diperhatikan guru kontrak Depag sesuai PP nomor 43 tahun 2007. Jangan anak tirikan kami.'

Menurut koordinator lapangan, Samsul Choiri,  guru bantu Depag harus segera diangkat jadi PNS karena di Diknas, guru bantunya sudah diangkat.

"Di Depag ini belum, ada apa? Kita ikut ini sudah 4 kali," katanya.

Choiri mengatakan, dia dan rekan-rekannya bisa ke Jakarta berkat patungan per orang Rp 200.000. Mereka tiba pukul 04.30 WIB.

"Kita naik bus. Tadi pagi ngumpul di Istiqlal terus berangkat ke mari," ujarnya.

Seorang guru madrasah asal Temanggung, Tri, mengatakan, dirinya sudah 22 tahun mengabdikan diri sebagai guru bantu. Setelah dikontrak setahun, tidak ada lagi perpanjangan kontrak dan sampai sekarang statusnya belum PNS.

Karena itulah Tri berjuang menuntut haknya. Karena ada beberapa guru bantu yang belum bekerja selama setahun justru sudah menjadi PNS.

"Guru bantu 1 tahun itu cuma dapet Rp 6 juta. Rata-rata Rp 500.000 per bulan. Padahal transpor Rp 8.000/hari. Status saya akhirnya dikembalikan ke pihak sekolah. Saya dapat uang insentif dari sekolah Rp 100.000/bulan," imbuhnya.

Saat ini, 10 orang perwakilan guru bantu diterima oleh pihak Istana Presiden. Setelah dari Istana, rencananya mereka akan menuju Depag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
(ziz/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini