Para petugas Labfor yang berjumlah 10 orang tampak berbagi tugas di lokasi kejadian, Kamis (3/1/2008). Dua orang tampak menguras air dari dalam kubangan, tempat jatuhnya benda yang diduga meteorit tersebut. Sementara yang lainnya mengambil sampel air dan lumpur kemudian menempatkannya dalam kantong plastik.
Sejumlah petugas juga terlihat mengukur jarak antara pusat kubangan dengan rumah terdekat di Banjar Gelumpang, Desa Sukawati, Gianyar, Bali. Pakaian mereka penuh lumpur karena lokasi kejadian memang terletak di tengah persawahan yang becek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hanya ingin melakukan pengecekan ulang untuk mengetahui apakah ada unsur lain di dalam kubangan itu," kata Kapolsek Sukawati AKP Ida Bagus Widana Jati di lokasi kejadian.
Hal senada disampaikan Kepala Balai Arkeologi Denpasar Anak Agung Oka Astawa. Menurut Astawa, pihaknya ingin memastikan apakah kubangan tersebut baru terbentuk atau sudah lama.
"Untuk memastikan apakah itu meteorit atau bukan, mungkin harus dibawa ke Bandung," ujar Astawa. (djo/nrl)











































