"Warga biasanya baru mau mengungsi jika banjir telah benar-benar merendam rumahnya," kata Lurah Petogogan Mundari saat ditemui detikcom di tenda pengungsian, Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2008).
Hingga pukul 09.30 WIB, air menggenangi rumah warga setinggi 30 cm hingga 60 cm. Sejumlah jalan kini tidak bisa dilalui kendaraan lagi, namun warga masih terus bertahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu warga RT 12 RW 07, Ny Sulastri, yang ditemui detikcom, mengaku belum berniat mengungsi karena banjir dianggap tidak terlalu tinggi dan masih bisa ditanggulangi.
"Nantilah ngungsinya kalau rumah benar-benar terendam semua," cetus dia.
Meski demikian, pos pengamanan banjir tetap didirikan untuk mengantisipasi apabila banjir tiba-tiba naik tinggi. Di pos ini, pihak kelurahan juga telah tersedia dua perahu karet besar, dua perahu karet kecil, dua perahu kayu dan puluhan pelampung. Sejumlah petugas banpol dan satgas juga telah disiagakan.
(asp/umi)










































