Hingga Kamis (3/1/2008) dinihari WAS, sebagian besar jamaah meninggal di Makkah. Jamaah embarkasi Surabaya dan Solo mendominasi jumlah kematian.
Data yang dicatat sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) PPIH di Arab Saudi menyebutkan 211 jamaah laki-laki dan 135 jamaah perempuan meninggal selama 48 hari penyelenggaraan ibadah haji. Dari jumlah tersebut, 18 orang diantaranya adalah jamaah haji khusus atau yang berangkat dengan ONH Plus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi wafat terbanyak adalah di Makkah 259 orang, Madinah 26 orang, Mina 26 orang, Jeddah 20 orang, Arafah 11 orang, dan meninggal dalam perjalanan 4 orang.
Sementara itu, data terakhir menyebutkan jamaah yang telah pulang ke tanah air mencapai 145 kloter atau sebanyak 58.410 orang. Angka itu merupakan 30 persen dari seluruh jamaah haji Indonesia tahun ini. Pada hari Kamis ini direncanakan 21 kloter akan menyusul pulang ke tanah air, kesemuanya melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Informasi dari petugas PPIH di Bandara Jeddah menyebutkan semenjak kepulangan pertama tanggal 24 Desember hingga saat ini, tidak kurang tiga ton barang bawaan jamaah Indonesia ditinggalkan di bandara. Barang-barang yang sebagian besar berupa koper dan jirigen air zamzam itu terpaksa ditinggalkan karena tidak mendapat izin pihak otoritas bandara.
(mbr/ary)










































