Anak Lani, Joko (42) beserta istri dan 3 anaknya memilih tidak mengungsi. Mereka bertahan di rumahnya yang berlantai 2. Joko baru akan keluar dari rumahnya jika banjir sudah besar.
Dengan ketinggian air yang mencapai 2 meter, hanya rumah di lantai 2 saja yang belum tergenang air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Joko, ibunya sudah sekitar 1 bulan terkena stroke. Namun saat ini ibunya tidak bisa dibawa keluar.
"Nggak bisa, nggak bisa jalan lagian. Berat bawanya," ujarnya.
Joko mengaku, ibunya tidak bisa berjalan setelah dengkulnya bengkak akibat terjatuh.
Joko mengatakan, dirinya sudah memasang tenda di atas genteng untuk berteduh dari hujan. "Daripada saya pindah, nanti kehujanan dan jauh juga. Kalau di sini saya sudah ada tenda," imbuhnya.
Menurut Joko, selain keluarganya, tetangganya masih banyak yang berada di rumah masing-masing.
Pantauan detikcom, lokasi rumah Joko memang sulit dijangkau perahu karet. Hanya ban karet yang bisa masuk ke gang rumah Joko yang lebarnya sekitar 2 meter. (mly/nrl)











































