"Kita siap mengerahkan 7.000 petugas trantib dan 200 perahu karet. Untuk trantib kita kerahkan 2/3-nya dulu. Pengalaman tahun lalu, saat kita kerahkan semuanya, hari ketiga sudah kehabisan tenaga," ujar Manajer Crisis Center Pemprov DKI Jakarta Heru Joko S di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/1/2008).
Posko pengungsian pun telah disediakan di berbagai lokasi banjir. "Posko ini dilengkapi dengan dapur umum dan unit kesehatan. Jumlahnya bisa ratusan, karena di satu titik banjir poskonya bisa beberapa buah," kata Heru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Jakarta Selatan, daerah Pejaten Timur, Kelurahan Pasar Minggu tergenang air dengan ketinggian mencapai 100 cm. Di Kebayoran Baru, ketinggian air hanya 20 cm.
Sementara di Jakarta Pusat, banjir terjadi di daerah Petamburan dengan ketinggian antara 5-15 cm. Di Penjaringan, Jakarta Utara, banjir terjadi akibat naiknya air laut. "Untuk Jakarta Barat masih aman," kata Heru.
Heru menambahkan, banjir yang paling tinggi terjadi di Kampung Melayu dan Bidara Cina. "Ketinggiannya mencapai 2 meter," ujarnya.
Sementara itu, para pengungsi yang tadi pagi enggan mengungsi sudah mulai memadati beberapa titik pengungsian. Di Santa Maria terdapat sekitar 100 pengungsi, di RS Hermina 176 orang, dan di Kantor Kelurahan Jatinegara 190 orang. (anw/umi)










































