Ojek Getek Cawang Panen Rezeki

Banjir Mengamuk

Ojek Getek Cawang Panen Rezeki

- detikNews
Rabu, 02 Jan 2008 12:22 WIB
Jakarta - Beberapa pengojek getek hilir mudik di Gang Arus, Cawang, Jakarta Timur. Mereka merupakan segelintir orang yang memanfaatkan banjir tahunan di Jakarta untuk mengais rezeki.

Salah satu pengojek bernama Eko (15) mengaku mengoperasikan getek kayu berukuran 1 x 2 meter bersama 7 temannya. Satu getek didorong 2-3 orang.

"Kita beroperasi sejak pukul 03.00 WIB subuh tadi," ungkap Eko kepada detikcom yang menumpang geteknya, Rabu (2/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daerah operasi Eko hanya di seputar RT 08 RW 01, Cawang, yang kini terendam air setinggi 2 meter. Dia dan teman-temannya menerima permintaan warga mengangkut barang-barang berharga yang akan diungsikan ke wilayah yang relatif aman.

Tidak hanya sebatas perabot rumah tangga, pakaian dan barang-barang elektronik seperti TV, VCD dan radio saja. Para pengojek getek ini juga menerima permintaan mengangkut motor.

"Kalau orang tarifnya Rp 1.000, tapi kalau bawa barang paling murah Rp 3.000. Sedangkan motor tarifnya Rp 10.000-Rp 15.000," ungkap Eko.

Hingga pukul 11.30 WIB, Eko mengaku sudah mengangkut sekitar 40 penumpang. Jika penumpangnya membayar tarif rata-rata Rp 3.000, hingga siang ini Eko sudah mengantongi minimal Rp 120 ribu.

Di wilayah RT 08, sedikitnya ada sekitar 200 rumah warga. 100 Rumah di antaranya terendam banjir setinggi 2 meter. Wilayah ini memang landai, sehingga saat Ciliwung meluap, daerah inilah yang pertama kali terkena banjir.

Untuk mengantisipasi banjir yang menyambangi rumah mereka setiap tahunnya, warga membangun rumah dua lantai. Biasanya jika banjir masih di kisaran 1-2 meter, warga masih bertahan di rumah dan menolak ke pengungsian. Aktivitas mereka dilakukan di lantai 2 rumahnya.

Sedangkan warga yang rumahnya tidak bertingkat terpaksa mengungsi ke tempat-tempat pengungsian, seperti masjid dan sekitarnya.

Salah satu warga, Ngatni (50), mengaku sudah sejak 3 hari mengosongkan lantai 1 rumahnya dari barang-barang. "Kita jaga-jaga kalau banjir. Barang-barang dinaikkan ke lantai 2," katanya. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads