Pemilik Sawah, Nyoman Miasa, mengatakan, dirinya pertama kali melihat kubangan tersebut baru Rabu (2/1/2008) pagi. Padahal dia sempat mendengar suara ledakan pada Selasa 1 Januari 2007 pukul 01.00 Wita.
"Waktu saya lihat, saya takut. Saya terkejut ada lubang tapi saya takut mendekat. Saya takut ada peluru yang meledak," katanya di lokasi kejadian Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (2/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benda yang diduga meteor itu jatuh di kubangan di tengah area persawahan. Mulai pagi tadi, warga sekitar berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Namun semuanya tidak berani mendekat. Mereka hanya melihat kubangan tersebut dari jarak 5 meter. Kubangan itu pun sudah diberi garis kuning polisi. (ziz/djo)











































