Namun pagi harinya, Rabu (2/1/2008), warga melihat ada sebuah kubangan besar dan dalam di tengah areal persawahan.
Seorang warga, Ida Ayu Puspa, mengaku mendengar ada suara ledakan dan melihat kilauan api seperti kembang api. Namun saat keluar rumah, dia tidak melihat apa pun.
"Menjelang tahun baru, saya melihat banyak kembang api di desa. Ketika mau tidur masuk kamar, saya mendengar suara ledakan seperti suara mercon. Saya mencoba keluar rumah tapi tidak melihat apa-apa," kata Ida tinggal hanya berjarak 50 meter dari lokasi jatuhnya meteor.
Warga lainnya, Wayan Parna, juga tidak menduga suara ledakan tersebut adalah meteor. "Saya hanya melihat percikan api dari atas. Kemudian mendengar suara ledakan. Saya pikir petasan mercon karena tahun baru," tandasnya.
Benda yang duga meteor itu jatuh di area persawahan yang baru saja ditanam, Selasa 1 Januari pukul 01.00 Wita. Di lokasi kejadian ditemukan kubangan berdiameter 1 meter dengan kedalaman 30 cm. Kubangan ini digenangi air sawah sehingga warga tidak bisa melihat dasar kubangan tersebut. (ziz/djo)











































