Genangan air muncul di mana-mana. Bahkan perumahan elit pun menjadi korban banjir. Selain itu, banjir terjadi di jalan raya yang menyebabkan lalu lintas macet.
Air kiriman dan drainase yang buruk selalu saja disebut-sebut ikut andil sebagai penyebab banjir di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Genangan air ini muncul setelah Jakarta diguyur hujan sejak Selasa 1 Januari 2008. Banjir ini merata hampir di seluruh wilayah Jakarta.
Contohnya saja di bantaran Kali Ciliwung yang menyebabkan air meluap. Akibatnya genangan air setinggi 1 meter merendam rumah warga.
Selain itu di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, genangan air sudah mencapai 60 cm.
Wilayah Jakarta Timur pun banyak yang terkena banjir. Seperti Cawang, Kecamatan Kramatjati, Bidara Cina Kecamatan Jatinegara dan Kampung Melayu.
Namun warga hingga kini banyak yang memilih tetap tinggal di rumah. Mereka menganggap genangan air di bawah 100 cm masih biasa. (mly/umi)











































