Kondisi mayat saat dibawa ke pos penjagaan Taman Nasional Gunung Halimun Salak pada Selasa (1/1/2008) pukul 21.45 WIB masih utuh. Pria itu diperkirakan tewas pada 30 Desember 2007 lalu.
Mayat pria berambut lurus hitam dan berkulit sawo matang itu mengenakan kaos bergaris biru, putih, dan coklat. Tubuhnya juga dibalut jaket parasut coklat yang di bagian punggungnya bertuliskan 'Black' dan bermerek OP. Dia mengenakan celana jeans biru dan sandal jepit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dia terpisah dari rombongan dan kekurangan makanan," ujar Kepala Balai Taman Nasional Bambang Supriyanto kepada detikcom, Selasa (1/1/2008) di pos penjagaan.
Ditambahkan dia, kini tim dari Balai Taman Nasional tengah melakukan penyisiran ke arah puncak Gunung Salak. Sebab dikhawatirkan terjadi hal yang sama.
Sejak 6 anak SMP meningal akibat keracunan belerang beberapa waktu lalu, Gunung Salak memang ditutup untuk pendakian. Namun, ada saja yang mencuri-curi untuk mendaki.
Kini di Gunung Salak sedang dilakukan perbaikan. Jalan-jalan tikus yang biasanya digunakan para pendaki menuju puncak gunung akan ditutup. Dengan demikian, ke depannya, para pendaki hanya bisa melewati 2 jalan yakni Cidahu dan Gunung Bunder.
(nvt/nvt)











































